Akmal Sjafril | Ente Sehat?
1170
post-template-default,single,single-post,postid-1170,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,qode_grid_1300,qode_popup_menu_push_text_top,qode-content-sidebar-responsive,columns-4,qode-child-theme-ver-1.0.0,qode-theme-ver-13.4,qode-theme-bridge,disabled_footer_top,wpb-js-composer js-comp-ver-5.4.5,vc_responsive

Ente Sehat?

Ente Sehat?

15

 

Ada perbedaan yang fundamental antara pengamat dan pelaku. Pengamat yang berdiri di pinggiran atau di tribun penonton bisa saja secara akurat menunjukkan apa-apa saja yang salah, namun yang bisa memperbaiki kesalahan dan membalikkan keadaan adalah orang yang sama yang melakukan kesalahan itu, yaitu mereka yang benar-benar berjibaku di lapangan. Pengamat bisa mengatakan “Harusnya begini dan begitu,” tapi yang bisa memberikan analisis mendalam dan jawaban mantap mengapa begini dan begitu sulit dilaksanakan hanyalah mereka yang di lapangan. Dan pada akhirnya, ketika kemenangan benar-benar berhasil direbut, yang dikenang hanyalah mereka yang berhasil mewujudkannya di lapangan, bukan mereka yang berkomentar di pinggiran.

Menyelesaikan masalah adalah satu hal, sedangkan membicarakannya adalah hal yang lain. Membicarakan soal jihad tidak membuat kita menjadi mujahid. Menghujat bank syari’ah karena belum benar-benar syar’i tak sama dengan mewujudkannya. Percuma bicara berpanjang lebar tentang kebangkitan peradaban Islam kepada mereka yang beradab saja tidak. Alangkah berbedanya sejarah jika Bani Israil langsung saja menyembelih sapi betina seperti yang telah diperintahkan kepada mereka, bukannya malah berlarut-larut mempertanyakannya.

No Comments

Post A Comment