Akmal Sjafril | Info dan Agenda Kegiatan 02.10.17 – 08.10.17
942
post-template-default,single,single-post,postid-942,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,qode_grid_1300,qode_popup_menu_push_text_top,qode-content-sidebar-responsive,columns-4,qode-child-theme-ver-1.0.0,qode-theme-ver-12.1,qode-theme-bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-5.4.2,vc_responsive

Info dan Agenda Kegiatan 02.10.17 – 08.10.17

Info dan Agenda Kegiatan 02.10.17 – 08.10.17

Buya HamkaBuya Hamka adalah ulama besar, sastrawan, pendidik dan mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang pertama. Ketika penulis Tafsir Al-Azhar ini kata-katanya diputarbalikkan sedemikian rupa dan dikait-kaitkan dengan paham pluralisme agama, tentu ada begitu banyak pertanyaan yang harus dijawab. Buku ini diadaptasi dari karya tesis Akmal Sjafril saat menyelesaikan studinya di Pascasarjana Univ. Ibn Khaldun (UIKA), Bogor. Tesis yang dibimbing langsung oleh Dr. Adian Husaini dan Dr. Suhairy Ilyas ini diyakini dapat memberi kejelasan yang dibutuhkan oleh masyarakat seputar wacana pluralisme agama dan juga nama besar Buya Hamka. Buku ini dapat Anda peroleh dengan memesannya di Malami Bookstore, melalui WA ke 0896-227-45-222. Masih ada harga diskon untuk dua ratus orang pemesan pertama. Ayo segera pesan, jangan sampai kehabisan!

 

photo6237841120541386699Jejak Islam untuk Bangsa (JIB) dan Jurnalis Islam Bersatu (JITU) telah menghasilkan sebuah karya monumental berupa buku yang diberi judul Dari Kata Menjadi Senjata, Konfrontasi Partai Komunis Indonesia dengan Umat Islam. Buku ini, seperti yang segera terlihat dari judulnya, menguraikan setiap episode sejarah dari kelahiran Partai Komunis Indonesia (PKI) hingga pembubarannya secara permanen pada tahun 1965. Dalam setiap lembaran sejarahnya, PKI senantiasa mengambil posisi berseberangan dengan umat Islam. Hal ini terjadi karena Islam dan ideologi komunisme memang sangat bertentangan. Meski komunisme tidak secara otomatis identik dengan ateisme, namun pada kenyataannya kehadiran ideologi ini selalu menghasilkan konfrontasi dengan umat Muslim. Demikian pula pengalaman yang dirasakan sendiri oleh bangsa Indonesia yang mayoritasnya beragama Islam. Bangkitnya kepedulian masyarakat untuk kembali mengenang pengkhianatan PKI terhadap bangsa dan kekejamannya kepada rakyat Indonesia ketika PKI berada dalam masa-masa kejayaannya dianggap sebagai momen yang tepat untuk mendudukkan persoalan komunisme ini secara ilmiah dan dapat dipertanggung jawabkan, berdasarkan bukti-bukti sejarah yang masih bisa diakses. Untuk memesan buku ini, hubungi nomor kontak yang tercantum pada publikasi.

 

photo6244309096476026839Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) Provinsi DKI Jakarta kembali mengadakan Pelatihan Kader Mujahid Da’wah (KMD) untuk angkatan ke-6. Pelatihan ini akan digelar pada 26-29 Oktober 2017, diberikan secara gratis kepada Muslim/Muslimah yang usianya berkisar antara 20-35 tahun yang mampu memenuhi segala persyaratan yang diberikan. Pendaftaran dilakukan secara online hingga 17 Oktober, dilanjutkan dengan seleksi wawancara pada 20-22 Oktober. Materi yang diberikan sangat bervariasi, mulai dari tauhid, kepemimpinan, problem solving, fiqhud da’wah, dan sebagainya. Bagi Anda yang telah aktif berdakwah di berbagai organisasi dan ranah dakwah masing-masing, maka pelatihan yang satu ini teramat sangat untuk dilewatkan. Segera daftarkan diri dan bersiap untuk kerja nyata untuk dakwah!

 

photo6237841120541386700Mereka yang mengamati wacana pemikiran Islam di Indonesia niscaya mengenal tokoh yang satu ini. Menempuh pendidikan sarjananya di Fakultas Kedokteran Hewan, menekuni pergerakan Islam, menjadi dikenal sebagai ikon perlawanan terhadap Islam liberal, membidani lahirnya Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS), dan kini telah menelurkan begitu banyak karya tulis seputar pemikiran Islam. Kini, Dr. Adian memiliki jadwal khusus di INSISTS, yaitu dalam acara Majelis Malam Rabu, yang pada hari Selasa, 3 Oktober 2017, akan mengambil tema “Aplikasi Adab dalam Pemikiran Kenegaraan“, mendudukkan wacana keislaman dan keindonesiaan pada tempatnya. Jangan lewatkan kajian rutin yang satu ini, apalagi tema yang dibahas memang sangat menarik. Hadirlah tepat waktu, karena insya Allah penuh sesak!

 

photo6246560896289712093Belakangan ini, masalah komunisme menjadi buah bibir seantero negeri. Kebangkitan PKI, atau ideologinya, adalah problem nyata, baik diakui atau tidak. Perang opini terus dilancarkan, begitu banyak pihak yang berusaha memberikan kesan bahwa komunisme tidaklah berbahaya, meskipun kenyataan sebaliknya dapat kita tengok sendiri ke dalam sejarah bangsa Indonesia. Youth Islamic Studi Club (YISC) Al-Azhar, sebagai salah satu organisasi pemuda Islam yang cukup besar, merasa sudah sepantasnya menggalang kewaspadaan terhadap ideologi yang satu ini. Dalam kajian Majelis Ilmu Dialog Lepas Isya (D’lisya), YISC Al-Azhar mengajak segenap pemuda Muslim untuk bergabung dalam kajian bertajuk “Bahaya Kebangkitan Komunisme” yang akan menghadirkan saya sebagai narasumbernya. Kegiatan ini akan diselenggarakan pada Jum’at (06/10) malam di Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta.

 

photo6249294617203812286Di hadapan kondisi perpolitikan nasional yang saat ini begitu penuh dinamika, mulai dari wacana kebangkitan komunisme hingga beredarnya ribuan pucuk senjata tak bertuan yang sebelumnya telah diperingatkan oleh Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo, seolah mengajak kita untuk merenungi kembali arti penting TNI bagi kedaulatan bangsa. Muhammadiyah, sebagai salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia, memiliki segenap kepentingan untuk menghimpun potensi umat dan mengarahkannya bersama elemen bangsa lainnya, tentunya juga bersama TNI. Dalam Pengajian Bulanan Pimpinan Pusat Muhammadiyah kali ini, PP Muhammadiyah mengundang Panglima TNI, Prof. Dr. Salim Said (pengamat militer) dan Drs. H. Hajriyanto Y. Thohari, M.A. (Ketua PP Muhammadiyah) untuk rembuk bersama. Kegiatan ini sedianya akan diselenggarakan di Auditorium KH. Ahmad Dahlan, Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jl. Menteng Raya, Jakarta, pada hari Jum’at (06/10), dimulai pukul 20.00 WIB.

 

photo6244309096476026837Banyak yang telah membahas seluk-beluk pengkhianatan Partai Komunis Indonesia (PKI), secara khusus peristiwa G30S/PKI, dan juga bahaya ideologi komunisme secara umum. Akan tetapi, acara Mabit Ashabul Qur’an kali ini nampaknya ingin melangkah lebih jauh lagi. Dengan mengangkat tema “Skema Allah Menguji Persatuan Pemuda Lewat G30S/PKI“, penyelenggara nampaknya ingin merintis jalan persatuan umat melalui penggerak utamanya, yaitu pemuda, dengan mengambil hikmah dari sejarah pengkhianatan PKI yang tengah mendapatkan momentumnya ini. Dengan menghadirkan dua sejarawan kelas nasional, Dr. Tiar Anwar Bachtiar (PP Persis, Bidang Garapan Pengembangan Dakwah dan Pemikiran Islam) dan Prof. Ahmad Mansur Suryanegara (Penulis buku Api Sejarah), dapat dipastikan banyak pelajaran yang dapat kita simak dalam semalam suntuk. Selain itu, Anda juga dapat menikmati qiyamul lail bersama Agus Al-Husna (mahasiswa Biologi ITB 2013), Imam Muda Salman. Karena itu, bagi yang tinggal di Bandung dan sekitarnya, pastikan jadwalmu kosong pada Jum’at-Sabtu, 6-7 Oktober 2017, dan berkumpul di Masjid Salman ITB untuk sajian ilmu yang langka ini!

 

photo6237841120541386701Ada kegiatan superspesial di Masjid Al-Azhar Jakapermai, Bekasi, pada akhir pekan ini. Jamaah Masjid Al-Azhar Jakapermai akan dimanjakan oleh sajian ilmu dari tiga orang yang sangat ahli di bidangnya, yaitu Ust. Hadi Nur Ramadhan (pengamat gerakan neo-komunis dan peneliti Pusat Kajian DDII), ust. Dr. Tiar Anwar Bachtiar (peneliti INSISTS, doktor bidang Ilmu Sejarah dari UI), dan Ust. Adi Hidayat, Lc., M.A. yang sudah dikenal luas di seantero negeri. Selain kajian dalam format biasa seperti acara Kajian Islam Akhir Pekan (KISLAP) yang lainnya, acara akan dilanjutkan dengan mabit dan qiyamullail bersama Ust. Salim Bahanan al-hafizh. Acara ini juga didukung oleh #IndonesiaTanpaJIL (ITJ) Chapter Bekasi dan komunitas-komunitas lainnya. Jika Anda tinggal di Bekasi dan sekitarnya, sungguh merugi jika tidak mengikuti acara yang satu ini! 

 

photo6246560896289712094Tidak diragukan lagi, dalam sejarah peradaban Islam, tidak sedikit yang terjerumus dalam kesesatan akibat menekuni ilmu kalam tanpa pegangan yang kuat. Kaum Mu’tazilah, sebagai contoh, adalah kelompok yang sangat mengutamakan rasio di atas segala sesuatunya, namun kemudian mereka malah bertindak irasional dengan menyiksa para ulama yang tidak sepaham dengannya. Ada sebagian lain yang sudah terlanjur ‘alergi’ mendengar nama “ilmu kalam”, sehingga memukul rata bahwa semua kalam itu sesat. Dalam INSISTS Saturday Forum edisi Sabtu, 7 Oktober 2017, Direktur Eksekutif INSISTS, Dr. Henri Shalahuddin, akan berusaha mendudukkan posisi ilmu kalam pada tempatnya yang benar. Kajian bertajuk “Kalam dalam Khazanah Islam” ini terbuka untuk umum, dan seperti biasa, digelar di Aula INSISTS, Gedung Gema Insani, Jl. Kalibata Utara II No. 84 Jakarta. Kajian dimulai pukul 10.00 WIB. Jangan terlambat!

 

photo6249294617203812295#IndonesiaTanpaJIL (ITJ) Chapter Gorontalo kembali menggelar Kajian Pemikiran Islam dalam upayanya untuk membendung pemikiran sekuler-liberal di tanah air. Dalam kajian kali ini, yang hadir sebagai narasumber adalah Ramli Bagy, S.H., Direktur LBH PAHAM Gorontalo. Tema yang akan dibawakan adalah “Ancaman Sekularisasi Hukum di Negara ‘Berketuhanan Yang Maha Esa’“. Kegiatan ini akan diselenggarakan pada hari Sabtu, 7 Oktober 2017, pukul 16.00 WITA – Maghrib, di Musholla Eljie Hotel, Jl. Jenderal Sudirman No. 99, Gorontalo. Bagi Anda yang berdomisili di Gorontalo, silakan bergabung dalam kajian ini, dan juga beraktivitas bersama ITJ Gorontalo pada kegiatan-kegiatan seterusnya. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Rifadli Kadir di 0812-4343-7018 (via WA). Anda juga dapat memantau terus kegiatan ITJ Gorontalo melalui akun-akun media sosialnya.

 

photo6244309096476026838Yayasan Forum Tunas Bangsa kembali menggelar kegiatan tahunan, Semarak Pekan Tahun Baru Islam (SPEKTRUM) untuk ketiga kalinya, dibuka dengan sebuah kajian bertema “Berhijrahlah Wahai Pemuda“. Dalam SPEKTRUM III ini, saya didaulat untuk menyampaikan sedikit kajian di Aula SMKN 9 Jakarta, Jl. Gedong Panjang II No. 17, Tambora, Jakarta Barat. Acara yang sedianya akan digelar pada tanggal 8 Oktober 2017 pukul 09.00 WIB ini akan dilanjutkan dengan penyaluran santunan, penampilan seni, bazar dan sebagainya. Yang bersekolah di SMKN 9 Jakarta, jangan lewatkan acara yang satu ini! Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi nomor yang tercantum pada publikasi, dan pantau terus berita terbarunya di akun instagram SPEKTRUM (@spektrum_info).

 

No Comments

Post A Comment