Akmal Sjafril | Ngomong Dong!
1220
post-template-default,single,single-post,postid-1220,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,qode_grid_1300,qode_popup_menu_push_text_top,qode-content-sidebar-responsive,columns-4,qode-child-theme-ver-1.0.0,qode-theme-ver-13.4,qode-theme-bridge,disabled_footer_top,wpb-js-composer js-comp-ver-5.4.5,vc_responsive

Ngomong Dong!

Ngomong Dong!

16

Mereka yang beriman kepada Al-Qur’an dapat menjadi umat terbaik di muka bumi, jika mereka mau. Syaratnya susah-susah gampang, yaitu: (1) menyuruh kepada yang ma’ruf, (2) mencegah kemunkaran, dan (3) beriman kepada Allah. Syarat pertama dan kedua mengisyaratkan pentingnya angkat bicara pada saat yang tepat. Kalau tak berani bicara, bagaimana mau melakukan amar ma’ruf nahi munkar? Benar, kedua hal ini tak boleh dilakukan sembarangan, alias harus penuh perhitungan, agar tidak malah kontraproduktif. Tapi dalam banyak kasus, kita sendirilah yang menakut-nakuti diri dengan sejuta skenario terburuk, dan akhirnya ya urung bicara. Atau lebih noraknya lagi: bicara di belakang! Sounds familiar? 😝

OK, syarat pertama dan kedua memang mengisyaratkan perlunya bicara. Kalau yang ketiga? Well, kalau memang beriman kepada Allah, apa yang membuatmu ragu menyuruh kepada yang ma’ruf, atau membuatmu takut mencegah kemunkaran? Kuncinya ada di kedalaman hatimu sendiri. Seluruhnya digerakkan oleh hati, termasuk lisanmu itu. Maka, carilah masalahnya di sana, dan selesaikan segera. Kemudian, bicaralah!

Tags:
No Comments

Post A Comment