Akmal Sjafril | politik
91
archive,tag,tag-politik,tag-91,ajax_fade,page_not_loaded,,qode_grid_1300,qode_popup_menu_push_text_top,qode-content-sidebar-responsive,columns-4,qode-child-theme-ver-1.0.0,qode-theme-ver-13.4,qode-theme-bridge,disabled_footer_top,wpb-js-composer js-comp-ver-5.4.5,vc_responsive

politik Tag

assalaamu’alaikum wr. wb. Saya ingat, di masa-masa sekolah dulu, ketika Orde Baru masih berkuasa, sedangkan saya belum memiliki hak pilih. Ketika musim kampanye telah dimulai, saya seringkali tenggelam dalam pemikiran: mengapa rakyat harus membodohi dirinya sendiri seperti ini? Selama beberapa waktu, rakyat dipaksa mengkotak-kotakkan dirinya menjadi tiga kelompok. Ada yang berbaju hijau, ada yang kuning, dan ada...

Di awal tahun 2019, Sekolah Pemikiran Indonesia (SPI) menggelar perhelatan "111 Tahun Buya Hamka". Rangkaian kegiatan yang bertajuk "Berbagi Cerita Tentang Sang Ayah Bangsa" ini terdiri dari tiga kajian di bulan Januari, seminar dua hari di bulan Februari, dan daurah pemuda di bulan Maret. Dalam tiga kajian di bulan Januari, yang sedianya tampil sebagai pembicara adalah...

Sabtu, 5 Januari 2019, insya Allah saya akan singgah dalam Kajian Ba'da Subuh di Masjid Al-Mi'raj, Perumahan Taman Seruni, Bogor. Tema diskusi kali ini adalah "Logika Iblis".     Pada hari Ahad, 6 Januari 2019, saya sedianya hadir dalam acara Kelas Pasca YISC Al-Azhar. Dalam kegiatan ini, saya akan membahas tema "Buya Teladan Saya".     Jum'at, 11 Januari 2019, saya...

assalaamu’alaikum wr. wb. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meradang. Itu saja sudah cukup untuk sebuah headline. Citra kalem, merakyat dan humoris yang dibangun Jokowi selama ini nampaknya terpaksa ‘dikesampingkan’ barang sejenak. Siapa pun yang menonton video rekaman orasinya di acara Konvensi Galang Kemajuan 2018 di Bogor, Sabtu (07/04) silam, pasti dapat melihat bahwa kemarahannya itu bukan main-main. “Sekarang...

assalaamu’alaikum wr. wb. Pasca 212, ada semangat luar biasa yang baru tumbuh di kalangan umat Muslim Indonesia. Meski 212 dipicu oleh masalah yang terjadi di ibukota, DKI Jakarta, namun efeknya bisa dibilang menasional. Aksi Super Damai 212 itu sendiri dihadiri oleh jutaan umat yang berasal dari berbagai provinsi, bahkan tidak sedikit yang berasal dari luar Pulau...

assalaamu’alaikum wr. wb. Tidak diragukan lagi, kehadiran Ahok dalam kancah perpolitikan Indonesia telah meninggalkan bekas yang begitu mendalam. Bagi sebagian orang, kehadiran Ahok sudah terlanjur dipandang sebagai ‘angin segar’. Karena itu, ‘kepergiannya’ ke balik jeruji tahanan setelah terbukti menista agama melahirkan dendam yang seolah tak berkesudahan. Memang benar, banyak orang yang mengharapkan perubahan mendasar di negeri ini....

[caption id="attachment_776" align="alignright" width="316"] Buku Islamophobia ini dapat dipesan ke Malami Bookstore melalui SMS/WA ke 0812-3457-6852.[/caption] assalaamu’alaikum wr. wb. “Saksikan, Syi’ah & Liberal akan ditelanjangi di TVOne!” Awal pesan broadcast yang sudah cukup bombastis itu masih belum ada apa-apanya dibandingkan dengan kelanjutannya. “Ummat Islam di seluruh penjuru dunia, baik dunia nyata maupun dunia ghaib, penduduk langit maupun...

assalaamu’alaikum wr. wb. Kemenangan pasangan Anies-Sandi dalam putaran kedua Pilkada DKI Jakarta disambut dengan gegap-gempita. Dalam pandangan sebagian orang, tim Anies-Sandi bagaikan kelompok mission impossible yang mampu melakukan sesuatu yang (nyaris) tak mungkin. Terbukti, Daud mampu mengalahkan Jaluth, atas pertolongan Allah. Dengan dukungan partai-partai besar, dana tak terbatas dari para konglomerat dan sorotan tak henti dari media mainstream,...

    assalaamu’alaikum wr. wb. Ada masa-masanya ketika Indonesia dilanda oleh suatu kepemimpinan absolut; saat itu, konon negara ini ditegakkan di atas landasan ‘Demokrasi Terpimpin’. Suhu politik semakin memanas dengan kehadiran kembali Partai Komunis Indonesia (PKI) setelah pengkhianatannya di jaman kepemimpinan Muso dahulu, dan anehnya, justru PKI itulah yang kemudian menjadi sangat dekat dengan kekuasaan. Soekarno dikritik di...

  Kasus Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, memang sangat mengherankan. Menurut undang-undang yang berlaku, semestinya kepala daerah yang telah berstatus terdakwa segera diberhentikan sementara. Entah mengapa, pemerintah begitu ragu bertindak, bahkan cenderung mencarikan pembenaran untuk tidak memberlakukan pemberhentian sementara sesuai hukum. Ayo pelajari pelanggaran-pelanggaran apa yang sesungguhnya telah terjadi!     Ayo dukung hak angket DPR untuk menuntut...